Selasa, 15 Maret 2022

Pesan Pribadi


Dinding putih kamarmu adalah saksi bisu

Menyaksikan banyak kegagalan yang kamu tangisi

Matamu yang sulit terpejam saat malam

Serta setiap langkah awal yang kamu ambil di pagi hari


Lalu apa sekarang?

Menyerah?

Jika ingin, mengapa tidak sejak dulu?


Kemudian dinding putih itu tertawa melihatmu tak berdaya

Setelah begitu banyak yang kamu perjuangkan

Jangan pisau dapur setidaknya


Banyak yang ingin seperti dirimu

Namun kamu ingin menjadi orang lain

"Ya, begitulah manusia." Ejeknya


Tidak ada yang dapat diterima saat kacau

Namun percaya semua pasti akan berlalu

Menjadi jalan keluar paling masuk akal

Tidakkah kamu bertanya-tanya

Apa yang akan terjadi selanjutnya?


Teruntuk diriku

Aku sangat mengenalmu

Buka mata dan keluarlah dari kepulan asap hitam itu

Aku selalu bersamamu. Aku mempercayaimu.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

30.20

Tepat hari ini, kala itu Seorang wanita tangguh tengah mati-matian membebaskan sesosok harapan keluar dari lubang kecil menyesakkan Harapan ...